LANDASAN TEORITIS DAN KERANGKA
PEMIKIRAN
A. Tinjauan Pustaka
1. Pengertian Kematangan Peserta Didik
Menurut Chaplin ( dalam Dasmita, 2005) kematangan ( maturation )
diartikan sebagai 1). Perkembangan, proses mencapai kemasakan / usia masak.2).
Proses perkembangan, yang dianggap berasal dari keturunan, atau merupakan
tingkah laku khusus species(jenis, marga).
Sementara itu, Daviduff (dalam Dasmita, 2005) menggunakan istilah “kematangan
(maturation) untuk menunjukan pada pertumbuhan jasmani dan kesiapan susunan
syaraf.”
Kematangan adalah
suatu gejala
dimana suatu individu sudah mencapai batas maksimal pertumbuhan dan
perkembangannya sehingga
dalam keadaan ini suatu individu sudah bisa dikatakan dewasa baik dari segi
fisik maupun psikis. Pada kematangan ini lebih ditekankan pada gejala psikis
dan pola pikir, sehingga kematangan individu yang satu dengan yang lain tidak
selalu sama
Dalam
bahasa inggris dikatakan maturation atau kematangan. Kematangan itu sendiri berarti perubahan yang
terjadi pada setiap individu secara teratur berdasarkan genetik yang sudah
mencapai kemasakan / usia masak. Kematangan diartikan sebagai warisan biologi
sejak lahir yang mempengaruhi perkembangan anak. Kematangan akan memunculkan
pola perilaku yang dipengaruhi oleh pertumbuhan jasmani dan kesiapan syaraf
dari masing – masing anak. Dari kematangan tersebut juga akan menghasilkan
potensi – potensi yang sudah dibawa sejak lahir yang dapat dilihat dari
perkembangan anak secara berlahan – lahan. Dapat diartikan juga bahwa ada unsur
keturunan yang mempengaruhi potensi tersebut. Walaupun demikian, kematangan
juga tidak seluruhnya berasal dari keturunan atau genetika karena kematangan
merupakan sifat yang umum dimiliki oleh setiap individu dalam kurun waktu
tertentu. Karena kematangan juga dapat dipengaruhi pengalaman dari lingkungan.
Contohnya jika anak pintar bisa dikatakan mempunyai unsur genetik yang
dibawanya dari orang tua walaupun tidak seluruhnya. Begitu juga anak yang punya
postur tubuhnya pendek atau tinggi mempunyai unsure genetik yang dibawa.
Kematangan
terjadi pada jaringan tubuh, syaraf, dan kelenjar – kelenjar di sebut
kematangan biologi. Ada pula kematangan yang terjadi pada aspek psikis seperti
keadaan berfikir, rasa, kemauan dll. Kematangan psikis akan mengalami
kemaksimalan memerlukan latihan – latihan terlebih dahulu. Misalnya, anak pada
usia 5 bulan belum boleh berjalan karena dalam psikisnya belum matang. Jadi,
untuk mencapai kematangan ada proses latihan berjalan.
Para ahli psikologi dan
psikiater sepakat, bahwa kesuksesan seseorang ditandai dengan berkembangnya
prestasi serta kematangan emosinya. Meski tidak ada orang yang menyangkal
pernyataan ini, tetapi sedikit orang yang mengetahui secara pasti tentang
bagaimana penampilan seseorang yang dewasa atau matang itu, bagaimana cara
berpakaian dan berdandannya, bagaimana caranya menghadapi tantangan, bagaimana
tanggung jawabnya terhadap keluarga, dan bagaimana pandangan hidupnya tentang
dunia ini. Yang jelas kematangan adalah sebuah modal yang sangat berharga.
Sesungguhnya apa yang disebut dengan kematangan atau kedewasaan itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar