Jumat, 16 Maret 2012

Propil Desa Tunggilis


Sejarah Desa
            Terbentuknya Desa Tunggilis diawali dengan sejarah Embah Malangkarsa beserta kawan-kawannya yang sering disebut cacah lima belas. Embah Malangkarsa berasal dari Banjar Negara, Jawa Tengah           dan datang sebelum perang Belanda dengan Pangeran Diponegoro pada tahun 1810. Penduduk asli Desa Tunggilis merupakan keturunan Embah Malangkarsa yang mempunyai dua keturunan, yaitu Eyang Patinggi dan Eyang Jaksa. Menurut cerita, beliau mendapat gelar petinggi di Cikupa, Kecamatan Pamarican pada tahun 1229 dan hal ini dibuktikan dalam karopak tembaga.
Adapun pendapat lain menyatakan bahwa awal Desa Tunggilis berasal dari berdirinya Desa Karang Kadawung, tepatnya di Gempalan yang sekarang menjadi wilayah Dusun Cimentek yang dipimpin oleh seorang kepala Desa bernama Bapak Karta Winata ( Eyangnya Bapak D. Solih) mantan kepala Desa yang ke 18. Tidak lama kemudian Desa Karang Kadawung dibagi menjadi dua, yaitu Desa Buniasih dan Desa Banjar. Desa Buniasih menurut cerita dipimpin oleh seorang kepala desa dari keturunan Eyang Patinggi dan Desa Banjar dipimpin oleh kepala desa Mas Jaya Banjar dari tahun 1812 – 1815. Pusatnya di Bulak Banjar yang sekarang menjadi Desa Banjarharja.
Nama Tunggilis itu dari salah seorang cacah lima belas sebagai leluhur yang bernama Eyang Tunggilis yang sekarang makamnya berada di Cinyepret, Karang Nangka, Desa Banjarharja. Menurut cerita, Eyang Patinggi yang memberi nama Tunggilis kemudian Desa Buniasih dan Desa Banjar bersatu menjadi Desa Tunggilis. Cerita lain dari Ama Sacadibrata tentang asal nama Tunggilis mengatakan bahwa tunggul pinang dalam pembuatan perkampungan atau bangunan-bangunan memberi tanda batas bobonjok terputus ( Nunggeulis ), maka diberi batas memakai pohon pinang yang sangat kuat.
Untuk selanjutnya agar generasi ke generasi mengetahui leluhur Desa Tunggilis yang dinamakan cacah lima belas, dijabarkan nama dan patilasan (makam) sebagai berikut :
1.        Embah Malangkarsa dimakamkan di Kalapa Dua, Desa Tunggilis
2.        Eyang Patinggi dimakamkan di Kalapa Dua, Desa Tunggilis
3.        Eyang Jaksa, dimakamkan di Kalapa Dua, Desa Tunggilis
4.        Embah Pereng, dimakamkan di Kalapa Dua, Desa Tunggilis
5.        Eyang Sutasara, dimakamkan di Mangku Jajar, Desa Banjarharja
6.        Eyang Tunggilis, dimakamkan di Cingepret, Karang Nangka, Desa Banjarharja
7.        Eyang Sabaranti, dimakamkan di Kalapa Endep, Cimentek, Desa Tunggilis
8.        Eyang Panambangan, dimakamkan di Bulakbanjar, Desa Banjarharja
9.        Eyang Sepuh/ Eyang Depok, dimakamkan di Depok, Desa Banjarharja
10.    Embah Dalem Senopati Jandaru, dimakamkan di Panaekan, Desa Putra Pinggan
11.    Eyang Raden Donan, dimakamkan di Gua Donan, Desa Tunggilis
12.    Embah Anut Kersa, dimakamkan di Kd. Gabar, Desa Banjarharja
13.    Eyang Sepuh, dimakamkan di Depok, Desa Banjarharja
14.    Adem Legok, dimakamkan di Cimangsur, Desa Tunggilis
15.    Eyang Cinta Alit, dimakamkan Cibarengkok, Desa Tunggilis
Adapun silsilah Desa Tunggilis ( Pemegang tampuk pemerintahan desa )
1.        Mas Jaya Banjar, menempatkan pusat pemerintahan Desa di Bulakbanjar
2.        Mas Candradiwangsa                    : tahun 1832 – 1852
3.        Raden Burdji                                 : tahun 1852 – 1872
4.        Raden Sarman                               : tahun 1872 – 1887
5.        Raden Pernata                               : tahun 1887 – 1892
6.        Marmo Miharjo                             : tahun 1892 – 1901
7.        Raden Harjawinata                        : tahun 1901 – 1928
8.        Raden Kartadireja                         : tahun 1928 – 1940
9.        M. Jayadiharja                               : tahun 1940 – 1945
10.    Tjandradiwangsa                           : tahun 1945 – 1954
11.    Hasanusi ( Pejabat )                       : tahun 1954 – 1958
12.    Natadiharja                                   : tahun 1958 – 1959
13.    Moch. Suhandi                              : tahun 1959 – 1962
14.    H. Muhtar                                     : tahun 1962 – 1974
15.    Dedi Suryadi ( Pejabat )                : tahun 1974 – 1976
16.    Leman Sudrajat                             : tahun 1976 – 1981
17.    A. Tashana ( Pejabat )                   : tahun 1981 – 1983
18.    D. Solih                                         : tahun 1983 – 1986
19.    A. Tashana ( Pejabat )                   : tahun 1986 – 1989
20.    Ece Sujana                                    : tahun 1990 – 1993
21.    Haer Heryawan                             : tahun 1994 – 2002
22.    Haer Heryawan                             : tahun 2002 – 2007
23.    Ilan Gumilar, S. H                          : tahun 2007 – sekarang
            Melihat dari kenyataan tersebut di atas, pada waktu Kepala Desa Bapak Leman Sudrajat, Desa Tunggilis mengalami pemekaran menjadi Desa Banjarharja tahun 1979 sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat No. 939/Pem/120-Pemdes/SK/1978 tanggal 15 Juni 1978 tentang Pemekaran Desa.

Sumber   : Tim Inti Perencana Desa Tunggilis 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar